Artikel

New Media

Iskandar Zulkarnaen

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Di rumah, saya dipanggil Dar. Di sekolah, saya dipanggil Dor. Di kampus, ada yang memanggil saya Day. Di Kompasiana, teman-teman memanggil saya Isjet (alias Iskandarjet, artinya Iskandar Z, kepanjangannya Iskandar Zulkarnaen). Temukan iskandarjet di About.me, Slideshare.net, Twitter, Facebook dan LinkedIn!

Kompasiana Masuk TPI dan Metro TV


HL | 16 November 2009 | 09:24 Dibaca: 1300   Komentar: 42   1 dari 1 Kompasianer menilai aktual

kompasiana di tpi (iskandarjet/nokia 6500)

kompasiana di tpi (iskandarjet/nokia 6500)

Sejak Jumat (13/11) kemarin, identitas Kompasiana sebagai kanal blog terkemuka tayang di dua stasiun televisi, yaitu Metro TV dan TPI. Di Metro TV, Kang Pepih selaku pengasuh Kompasiana tampil sebagai narasumber dalam program Kick Andy episode “Menjadi Saksi Mata” yang ditayangkan dua kali pada hari Jumat malam (13/11) dan Minggu sore (re-run). Lalu Senin pagi (16/11) tadi, giliran TPI menayangkan liputan kegiatan Blogshop Kompasiana dalam program Lintas Pagi.

Kehadiran Kang Pepih sebagai pengamat dan praktisi Jurnalis Warga dimaksudkan untuk memberikan masukan dan hasil pengamatannya terhadap pesatnya peran-serta masyarakat dalam melaporkan informasi dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya. Dalam episode ini, Kick Andy menghadirkan para jurnalis warga dari beberapa kota yang berhasil mengabadikan momen-momen istimewa, langka, unik, dramatis, dan informatif.

Para jurnalis warga ini, dengan insting berita yang mereka miliki, sigap merekam kejadian unik dan mengandung nilai berita. Mulai dari potret musibah akbar tsunami di Aceh, Kematian seorang pemuda di atas gerbong kereta api, sampai liputan ular makan rusa. Video-video tersebut lalu dikirimkan dalam program Eye Witness di Metro TV.

Sedangkan liputan di TPI yang disajikan dalam bingkai berita feature seputar perkembangan blog di Indonesia, tak lepas dari pelaksanaan Blogshop Kompasiana yang diadakan oleh komunitas Blogger Bekasi di STIMIK Bani Saleh Bekasi, Sabtu (14/11) kemarin.

Dari segi peserta, blogshop bulanan yang sudah berjalan sejak Mei 2009 ini terhitung paling sukses. Sedikitnya 72 peserta memenuhi ruang workshop yang dilengkapi dengan perangkat komputer dan akses internet nirkabel dari Telkom Speedy.

Acara ini diisi oleh empat orang pemateri, yaitu Amril Taufik Gobel (pengenalan blog), saya sendiri (kiat menulis cepat), Yulyanto (blog gratisan) dan Masim Vavai Sugianto (blog berbayar).

Dalam wawancara dengan TPI usai menyampaikan materi, saya menjelaskan bahwa dalam tahap berikutnya, blog menjadi tempat bagi setiap orang melaporkan peristiwa yang terjadi di sekitarnya, sehingga muncul istilah jurnalis warga atau wartawan atas namanya sendiri. Blog juga telah menjadi sarana bagi para penulis dan pengamat terkenal seperti Faisal Basri dan Hermawan Kertajaya dalam menyampaikan ide dan opininya.

“Karena berbeda dengan media cetak, di blog penulis bisa mengetahui berapa orang yang membaca tulisannya dan bebas berinteraksi dengan pembacanya lewat kolom komentar,” jelas saya, menjawab pertanyaan Roni, wartawan TPI.

Dengan hadir di TV, identitas Kompasiana sebagai kanal blog keroyokan (social blog) paling bersinar semakin diketahui banyak orang. Yup, semua mafhum, TV adalah salah satu media paling ampuh dalam menyebarluaskan informasi ke seluruh penjuru negeri.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: